Saturday, April 28, 2007

DEWA AROGANSI

”Mereka itu ibarat DEWA......., jadi harus di undang oleh orang – orang yang selevel dengan mereka....”, seorang teman memberi informasi ketika komunitas kami bermaksud mengundang jajaran perusahaan milik negara ASING yang produknya banyak dipergunakan pada perangkat komputer atau sejenisnya. (tentunya sebuah ’pertemuan’ yang akan menguntungkan kedua belah pihak)

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Maka diajukanlah nama ’top level’ dari komunitas kami, yang sudah tentu ada pada level DEWA seperti yang mereka maksud. Dan sudah tentu juga dapat memberi jalur VVIP pada kebutuhan yang MEREKA ’inginkan’.

Merasa tidak pernah mendengar nama yang disebutkan, ’anak buah sang DEWA’ berkata dengan nada yang terdengar sumbang, ”Siapa tuh...?, tentunya mereka akan lebih impress apabila di telepon langsung oleh orang seperti Marzuki Darusman atau Hidayat Nur Wahid”

WHAAATTTT?????

Miting kali ini tidak menguntungkan di pihak kami, efek dari arogansi lawan bicara saya membuat saya tidak dapat mengontrol emosi. Yang berakibat pada efek senyum di raut wajah saya berubah menjadi lebih mengerikan dari yang saya duga. (lain kali sepertinya saya harus ikut kursus John Robert Power)

”Mereka belum tau...siapa ’key person’ di balik komunitas ini” – arogansi dari pihak saya hanya tercetus di dalam hati.

Sebuah sinergi kerjasama tentunya di create untuk dapat menguntungkan kedua belah pihak. Ketika salah satu pihak merasa memiliki power lebih dibanding pihak lain - ”Penekanan Penekanan” akan dilakukan pada pihak yang dianggap memiliki kontribusi lebih kecil.

Ini kasus lain :
Hanya karena sumbangan yang sangat tidak sedikit baru dikucurkan dari sebuah negara besar yang presidennya baru saja mampir kemari. Maka sistem pendidikan di negara ini harus dirubah menjadi ke ’bule – bule – an’. Metoda bilingual utk sekolah2 tertentu mungkin sudah bukan barang baru. Tapi mau dibawa kemana pendidikan di negeri ini ketika pengajaran Matematika dan Fisika harus diajarkan dalam bahasa inggris juga?? *matematika & fisika saja sudah merupakan pelajaran susah – menurut saya – harus diajarkan pula dalam bahasa inggris mulai anak anak SMP* ck...ck....ck

Arogansi menjadi tradisi ketika kekuatan materi mendominasi tanpa ada perlawanan yang berarti.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Ini di kutip dari sini.
(Mungkin tak banyak orang mau mengakui sifat buruk dalam diri sendiri. Personel DEWA, Ahmad Dhani termasuk yang mau berterus terang. ”Dari SMP saya sudah arogan”, kata Dhani. Bahkan dia mengaku, sifat itu sudah mendarah daging dalam dirinya. Dhani mengatakan, dirinya bukan tipe orang yang mudah bergaul. Dia hanya dapat berteman dengan orang orang yang sejalan dengannya.)

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Kebutuhan akan pengakuan bahwa seseorang ”lebih” dari orang lain seringkali diekspresikan dengan nuansa yang memekakkan hati dan telinga. Tidak hanya melalui tutur kata yang kadang membuat sebelah alis terangkat...dan terucap....: ”Hah....So What....?” – Tapi juga tingkah laku yang dapat membuat orang lain ’ilfil’.

”Penghasilan saya jauh lebih besar dari pada kamu......!, jadi semua aturan di rumah ini, ikut cara saya....!” Bowo nyaris berteriak pada Rani istrinya, ketika Rani mencoba mengemukakan pendapatnya mengenai cara Bowo yang menurut Rani terlalu memanjakan anak anaknya.

”Aduuuhhh kesian amat deh loe......jadi undangan fax loe di reject gara gara ga dapet yang asli? Lain kali kalo ada lagi acara begituan (red: party ala selebritis) bilang aja loe temen gw......semua kan tau siapa gw....pasti loe langsung boleh masuk deh.....”

WHAAATTTT?????.....*lagi*

Ketika ”kekuatan” ada dalam genggaman.
Ketika pengakuan ”lebih” menjadi sangat dibutuhkan.
Ketika AKU menjadi sangat AKU dan tak ada lagi kamu.

Masih adakah jendela hati yang bernama NURANI............?

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

foto dari sini & sini

89 Comments:

Blogger Nieke,, said...

hah? serius neyh pertamax di blognya mbak Nila..? akhirnyaaa.. dari sekian kali komen2 di sini akhirnya saya juga yg dapetin posisi pertama di postingan terbaru mbak Nila...! horeeee.. pertamaxxx!!! << duh, segitu senengnya Nieke,, xP

btw, kalo aku ngelihat arogansi itu biasanya dimiliki org2 yg punya tingkat ketidakpercayaan diri yg besar. akibatnya timbul perasaan takut yg berlebihan untuk menutupinya sehingga timbullah sifat arogan.. hah, sebenernya tau apa sih saya..? xD maaph mbak Nila, saya cuma berpikir dari apa yg saya lihat, dengar, dan saya simak aja ;D

saya rasa sifat arogan itu ada hampir di smua diri manusia. tinggal ngatur kadarnya aja. kalo yg udah kelewat tinggi, mungkin itu kali ya yg menyebabkannya menjadi ga bernurani..

duh, Nieke mah komennya panjang bener.. mentang2 baru kali ini jd komentataor pertama di blognya mbak Nila.. dasarrr Nora'..! heuheuheu.. maaph x)

skali lagi, pertamaxxx! xD

2:28 AM  
Anonymous Endang said...

soal arogan dan ego....penyakit hati yang sangat parah dan membuat diri kita jadi meniadakan org lain....apalagi kalau ditemani oleh "kacamata" sepihak ....mudah2an kita bisa menjadi org yg selalu menengok diri kita lbh dulu manakala ada kesalahan dan bertepuk tangan utk org lain manakala datang sebuah kehebatan....

7:26 AM  
Anonymous wieda said...

kayanya orang2 yg merasa dirinya "lebih" eq. lebih pintar..lebih punya segalanya, sering kali "arogan" merasa dirinya spektakuler, sangat memuja dirinya sendiri, merasa cemerlang..dan merendahkan orang lain yg dianggapnya ngga selevel......emang gitu kali sifat manusia????

semoga kita ngga termasuk yg seperti itu yah???

9:42 AM  
Anonymous jed said...

wow.....

keren man.

www.revolutia.org

9:51 AM  
Blogger Luthfi said...

*tak bisa berkata2*

bingung mau komen apa

10:31 AM  
Anonymous venus said...

wah, lagi bete nih yang punya blog. sini sini, ikut kopdaran aja. ntar saya ajrin anger management.

catatan : anger management gaya saya, belajar memenej kemarahan dan kebetean sambil bawa samurai!! wakakaka...

12:14 PM  
Anonymous ndew said...

jangan pernah takut kalah sama bule...
1. mereka bau, karena jarang mandi (makanya parfum banyak bermunculan dari negara orang bau ini..heheheh)
2. mereka gak kaya-kaya amat, kecuali yang kaya (belanja juga rajin ngutang pake kartu kridit)
3. mereka juga gak pinter-pinter amat, kecuali yang pinter (MIT itu banyak orang india ama mata sipit (cina, korea, jepang kali ya)
4. saya termasuk yang gak percaya sekolah bagus itu harus mahal dan berbahasa inggris. gak sedikit lulusan sd inpres jaman baheula yang bisa sekolah tinggi di amrik atau eropa.

Wahai orang-orang yang sombong..
"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri."

Om Dhani.. om dhani.. udah arogan.. bangga lagi..hehehehhe..

maap panjang teh...
Hidup Indonesia-lah!

12:34 PM  
Anonymous ndew said...

maaf upa, yang tentang orang sombong dikutip dari Al-Quran surat Luqman ayat 18

12:37 PM  
Blogger lierieh said...

kayaknya undang jalangkung aza biar gak ribet, datang tak diundang pulang tak diantar hehehe...

12:56 PM  
Blogger Amalia said...

Sulitnya arogansi itu banyak dtemukan d skitar kita mba, Yang Senior arogan terhdp Yang Yunior, Yang Skolahnya 'lebih tinggi' arogan juga sama Yang Skolah 'lebih rendah', Yang Jabatannya 'lebih tinggi' juga rata2 arogan sama bawahannya...

Apa kelebihan yang dipunyai menjadi dasar untuk menjadi arogan?? :-)

Mudah2an kita selalu termask pada mereka yang selalu rendah hati yaa mba... tapi AWAS JANGAN SAMPAI RENDAH DIRI jugaaa....:-)

1:07 PM  
Blogger Mamah Ani said...

tuh nieke ada benernya, orang arogan itu ada sisi lemahnya, yaitu sebenernya nggak pede kata nya, jadi keberadaannya takut terancam, makanya pasang gaya arogan.....iya kali begitu
buatku sih , orang arogan ? temennya bawang...cabe deh...hehehe, atau 10 kali 10...cepe deh...wuakakakaka...pokoknya malez berats deh ketemuan sama si arogan mah, jauh jauh aja ah dari si mamah...
tentang sekolah ? harusnya di level smp udah dibagi bagi ya, kejuruan gitu......yang mau jadi kasir, masa belajar logaritma atau bilangan avogadro dan hukum newton, yang mau buka warung, masa belajar hukum mendel...sok atuh nila jadi mendiknas ? kan mau ada reshuffle ? heuheuheu...

5:17 PM  
Anonymous aroengbinang said...

jeng, mungkin ada perjalanan hidup panjang nan keras, dan kadang kejam, yg gak bisa dibagi atau gak mungkin dipahami, karena hanya bisa dimengerti ketika dialami sendiri. tempaan ini membentuk orang menjadi diri sendiri, tampil apa adanya, apa pun itu.

arogansi bisa merupakan bentuk perlawanan terhadap kehidupan yg sering hanya untuk memenuhi apa yg orang pikir kita ini siapa, apa yg orang ingin agr kita menjadi apa, kemudian memberikan cap yg mematikan ketika kita tidak memenuhi harapan atau keinginan itu.

semoga ada kedamaian pikir dan hati untuk semua. salam.

7:09 PM  
Blogger wkurniawan said...

Arogan ternyata dari kata: "Anti Romantisme Ga Ada Nurani"

8:13 PM  
Anonymous pacarterbang said...

berulangkali saya ketemu orang yang "sok VVIP" di TNC, karena label int'l nya mereka memperlakukan pengusaha pribumi sebagai inlander, meski pada pertemuan sebagai mitra sejajar.

ironisnya, si "sok VVIP" itu ya cuma karyawan di TNC itu, KACUNG! tidak kurang tidak lebih. segimana tingginya jabatan, KACUNG is KACUNG!

heran deh, jadi KACUNG kok bangga.

8:26 PM  
Blogger Bintang said...

saya arogan gak yahhh.....???..........

11:57 PM  
Blogger Innuendo said...

oh sekarang bhs pengantar di sekolah bhs inggris ya ?

arogant masih lebih lumayan dibanding cepat naek darah/tersinggung. di batam, seorang pengunjung pub menampar satpam hanya karena tersinggung ditatap sang satpam. (oh karena arogan juga kali ya ? hiihi..merasa gak level ditatap satpam)

12:04 AM  
Anonymous joni said...

jeng aku kok setuju kalo bahasa inggris itu udah mulai harus diterapkan minimal dari sma.. dan juga untuk ilmu pasti (fisika/matematika) hrs mulai dibiasakan dalam bahasa inggris..

krn disini (india), hal seperti itu sdh diterapkan.. jadi utk ukuran mereka, belajar dlm bahasa inggris sdh gampang.. krn udah terbiasa dari sekolah menengah.

nah untuk kita2 (mahasiswa indonesia) yg ga' terbiasa terasa sangat berat, itu tadi intinya karena kaget dan tidak terbiasa..

pertama2 memang berat dan bisa bikin stress, tapikan lambat laun mudah2an akan terbiasa dan menyesuaikan..

ya, harapannya mungkin agar indonesia bisa masuk dan bersaing untuk tingkat internasional.

sekedar tambahan: Orang indonesia itu pinter2 jeng, cuma terkadang 'kalah' dalam segi bahasa.. disini (tmpt sy kul) yg terkenal pinter ilmu pasti: india dan srilanka, mereka selalu ranking atas (5 besar selalu dikuasai mereka).. itu tadi gara2 mereka udah terbiasa belajar ilmu pasti (matematika, fisika ato ilmu2 teknik) dlm bahasa inggris.

1:39 AM  
Blogger Syah said...

seharusnya tidak ada alasan untuk membenci seseorang karena arogansinya. bukankah masih bisa kita lihat sisi baiknya?

sama seperti saat kita makan ikan. ambil dan makan dagingnya, tapi buang durinya.

1:53 AM  
Anonymous vidya said...

saya mah heran sama orang yang arogan, apa sih yang bikin berani arogan?? Lha wong semuanya juga pemberian yang Di Atas...

7:05 AM  
Blogger DenaDena said...

arogan itu opo? :P

7:57 AM  
Blogger pyuriko said...

Arogan.... mau menang sendiri aja... sebel ach... :D

8:13 AM  
Anonymous kenny said...

aku percaya org yg arogan sekedar tuk menutupi kelemahannya>>sering ketemu orang ke'gitu

8:58 AM  
Anonymous meiy said...

saat manusia lupa bahwa dia fana, dan hidup di dunia yg maya, dia merasa berhak arogan, mestinya malu pd Tuhan ya...

jadi bukan cyber world saja yg dunia maya (saya ga setuju dg terjemahan itu dlm bhs indo, kalo dunia ya maya).

10:06 AM  
Anonymous suep said...

bule yah....?
bule sih emang sering arogannn
sering banyak omong. tapi ternyata ga bisa apa-apa.
mereka kira karena berasal dari negara yg lebih maju jd lebih hebat juga dari org indo.
dulu ada bule yg ngomongnya tinggi bgt. "saya dulu sering maen bareng anak-anak LIT" "saya bisa maen bass". bgitu katanya.
kebetulan cowok saya punya studio rekaman. cowok saya bilang "oh... maen aja ketempat saya, saya punya studio"
dan si bule datang. maen bass...
TAPI AMBYAR!!!

10:34 AM  
Blogger neli said...

bener oy.. aku aja kayaknya wis budek matematika & fisika pk indo ealah kok ya sekarang ngenggres gitu siy? melas temen anakku...:(

11:19 AM  
Blogger Calysta Dhinda Oktarasya said...

Paling sebel dwehh sama org yg arogan gt.. sok tau..sok pinter..de-el-el.. padahal blom tentu jg bener2x tau & pinter, dll..

Mat & Fis pake Ing.. gak janji d... Ing aja blom tentu pd bisa..

11:37 AM  
Anonymous yanti said...

di satu sisi, bener bahwa banyak yg orang yg arogan dan merasa lebih dr yg lain.
di sisi lain, kadang kita juga cepet bgt ngejudge org lain arogan atau belagu :).

11:38 AM  
Blogger Budi Maryono said...

Kita tampaknya memang sudah kehilangan "KITA". Yang ada hanya "AKU", bukan KAMU, apalagi "KITA". Kalau mau jadi "KITA", "AKU" dan "KAMU" mesti "SAMA".

Dengarlah, begitu banyak di antara kita yang bilang "KITA" tapi menunjuk "KAMI". Ya kan? Lalu lanjutannya, ketika kita bilang "KITA" pada seseorang, dia akan bertanya, "Sebentar, KITA-ku atau KITA-mu?"

Bingung gak, Nil? Kalo bingung, ya sama. Hahaha...

11:44 AM  
Blogger - Nilla - said...

Sampe sekarang aja aku masih bingung, arogansi itu pantas utk "dibanggakan" dan "dikembangkan" ga, sih??? What for???

11:46 AM  
Blogger Nico Wijaya said...

he..he,,ntu komen pertama seneng banget...peace nieke,,

setuju dengan si Ndew.

menurut saya sih ya mbak nila, kasian dengan orang-orang yang arogan.
mereka terlalu memaksakan "Warna"nya sendiri sehingga tidak merasakan warna-warni nan indah dilingkungan sekitarnya.

mereka yang selalu kehausan karena enggan berada dibawah sekedar menurunkan "gelas"nya untuk diisi air yang menyejukkan.

dan mereka yang tidak mengerti siapa dirinya..

12:02 PM  
Blogger nYam said...

seringnya, orang-orang bawah itu yang arogannya melebihi atasan. yah pake embel-embel "anak-buah-X".

sedikit banyak, kita juga arogan siy. coba kalo lagi berantem, pasti ngerasa diri sendiri yang bener. padahal lom tentu juga.

12:30 PM  
Anonymous kangguru said...

mungkin negeri ini diciptakan untuk para dewa

2:11 PM  
Blogger Mutia&amp;Rayga said...

*matematika & fisika saja sudah merupakan pelajaran susah – menurut saya – harus diajarkan pula dalam bahasa inggris mulai anak anak SMP* : stuju, pake bahasa indo aja pusing apalagi pake bahasa inggris.

2:37 PM  
Blogger Mama Rafi said...

arogan ngerasa plg bisa, plg pinter, n plg bener. ktm org gt kdg bkn kita naik darah emang.
arogan salah satu penyakit hati.

3:31 PM  
Blogger NdaH said...

aduw speachless deh ..
wek ini ada sedikit infotainment yah huehueuhe

4:05 PM  
Blogger angin-berbisik said...

sifat arogansi itu menurut saya dimana2 udah ga ada kebaikannya,tapi heran ... masih banyak orang yg merasa bangga...padahal kita ini apa sih di mata Tuhan,...kecil sekali dan tak berdaya

4:24 PM  
Blogger Si Jagoan Makan said...

aku suka Dhanii...Cerdas, Religius,da Arogan.

5:22 PM  
Blogger danudoank said...

kadang ada untungnya jg ketemu sm para arogan... jd bisa belajar bgmana ikut-ikut-an arogan, eh, salah yak... yg lucu mah kalo ada yg bilang udah arogan dari lahirnya :d

6:32 PM  
Anonymous triadi said...

Arogan kalo diliat lebih dalem lagi,dalam artian ego kadang bagus juga buat melatih "daya survive" kita deh...

coba aja kita hidup tanpa ego..dijamin cepet punah deh

6:53 PM  
Blogger Kang Kombor said...

"Memang kadang-kadang kita jadi merasa kurang nyaman kalau diremehkan. Makanya lebih baik jadi yang arogan daripada jadi yang diremehkan." (Kang Kombor)

8:30 PM  
Blogger Lesca said...

Weleh, topiknya meni berat euy kali ini mah.....
Semoga saya selalu bisa jadi orang yg ga sombong dan arogan, supaya ga ditinggalin temen2... Hehehe ;-)

BTW, bulan Mei ini Bapaknya anak2 juga ulang tahun lho. Apa nunggu Oktober aja sekalian ya..., biar sekeluarga gratis semua... Hahahahaha... ;-))

8:56 PM  
Blogger artja said...

susah memang kalau berurusan dengan dewa. makanya saya lebih senang berurusan dengan dewi. hihihi...

8:05 AM  
Anonymous mei said...

@denadena= arogan ki kalau kamu masup angin minta di "arogan" ma simbahmu itu lo den..ah gt aja khok gak ngerti!!!

9:18 AM  
Blogger lita uditomo said...

aku setuju tu sama pendapatnya om joni, nil..;)

anak2 indonesia itu pada dasarnya memang pinter2, tapi bisa kalah bersaing di dunia internasional krn masalah bahasa.

Di sekolah anak2ku mmg ilmu science dikasih dlm bah inggris sejak smp, spy mrk terbiasa dan ngga kaget seandainya kelak dapat beasiswa sklh ke LN..:)

smoga qta selalu diingetin dan ngga termasuk dewi arogansi ya..hehe..

tks bwt postingnya udah ngingetin..

10:32 AM  
Blogger rinnie said...

duh mba aku kok ga bisa ya punya temen yang arogan, karena pikiran kami pasti tidak bersesuaian dan salah satu pasti ada yang mengalah dan satu nya lagi yah menjadi "DEWA"..

Poor them..

11:36 AM  
Blogger Sandy said...

I feel the anger on this writings. Gak tau harus komentar apa mbak.. Sabaaar... sabaaarr yaaa!

12:45 PM  
Anonymous Dhona said...

Postingan lo emang selalu ok deh Nil. Arogan? Semoga diriku dijauhkan dari sifat itu deh. Nggak ada gunanya. Toh masih banyak orang yang lebih hebat dari pada kita. Jadi buat apa sombong..

1:22 PM  
Blogger mel@ said...

arogan?... hmmm...
wah... sering tuh arogan... apalagi kalo ngadepin anak kecil...
yah... sok tau sok tau gitu de... hahaha...

6:47 PM  
Blogger manler said...

Terakhir kunjung kesini masih lom update, eh tau2 sekarang udah ada update baru eh tau2 udah 40-an aja yang komen..
Bilang2 dong mba kalo abis update..

*arogangakalobegitu?*

9:08 PM  
Anonymous Anonymous said...

Ngomong2 soal arogansi, di lab saya lagi kedatangan tamu arogan..huhuhu...hayang nakol..kekeke

eh tapi bs ga sih arogan berdasarkan asal? (lain SARA nya) ngan biasana (bukan semua lho) ti negara eta teh arogan2 pisan..

Ophi

10:46 PM  
Blogger Wina said...

Huhuhu Mba Nila, kapan nih kita bs collabo? emailnya mana mba?

Wah susah sih yah kl ngomongin kekuasaan, heran yah knp ada org yg suka merasa dirinya seperti Tuhan...

1:07 AM  
Blogger TaTa said...

yang angkuh...ke laut ajeeee

7:21 AM  
Anonymous ira said...

heran, emang..orang sombong kadang sukses dalam hidupnya. TErnyata kuncinya, mereka mmg dan mau beda dari yang lain.
Tapi, dimana2 lebih dihargai orang rendah hati daripada rendah diri *tah, teu nyambung*

anak sy, waktu masuk kelas 1 sd di bdg, pelajaran matematikanya nyadap dr singapore..bhs inggris. Bagus juga, krn dia jadi lbh 'berwawasan' dgn bilingual.Disodorin kali2an indo hayu, multiple with english hayoh2 ajah..

di sini, orang2 indonesia terkenal pekerja ulet, tekun, dan disukai bos. Tapi, selalu kalah bersaing dengan orang Philipina & India.
Masalahnya satu, bahasa.
Akhirnya mereka harus puas jadi kroco..
*byk yang nasibnya kayak gini dari taun ke taun..*

Tapi kalo yang gape bhs inggrisnya. Bulei2 yg katanya ras no 1 aja lewaaatttt....
*dan byk bgt org indo yg sukses. huebat lah..keplok dulu...*

9:22 AM  
Blogger Rien said...

arogan itu beda tipis sama membanggakan diri sendiri ..*sama lagihh*
saya ketemu sama org seperti ini, tapi kok ya dengan kita diem dia byk keoknya...diem itu emas jadi dibalik punggung kudu bw emas buat nimpuk, hihihih...

dhani? arogan pisan, tp ga pinter-2 amat menurut saya, dia pernah bilang bhw innalillahi ina rojiun adalah sebuah pepatah!!! saking arogan dan pinternya dia bingung itu pepatah atau apa sih...???

10:10 AM  
Blogger Rien said...

saking semangatnya sampe salah-2 nulis...maksute innalillahi waina illahi rojiun...

:))

10:11 AM  
Blogger Nia said...

Duh..duh.. mengerikan ketika manusia haus akan kekuasaan, mata hati menjadi tertutup.

11:33 AM  
Anonymous Nananging Jagad said...

Ealah.....

1:36 PM  
Blogger Sandy said...

pantesan ahmad dhani arogan, dia kan personelnya dewa.. (gak nyambung)


--sungguh2 komen yg gak penting--

3:10 PM  
Blogger JALOE said...

dah banyak komen di atas tentang arogan .. saya cuma mau coment, tulisan bunda asyik di bacanya ..

7:04 PM  
Blogger Mashuri said...

Perasaan superioritas yang dimanifestasikan dalam sikap pongah (arogan), sebagai "mekanisme defensif" thd jiwanya yang "kerdil".

(Kayaknya kongruen dengan yang komen pertama di atas).

Indonesia ambruk karena dipenuhi orang seperti itu kayaknya (?) dan minim dengan orang "berjiwa besar", orang-orang yang mampu melihat dan
merasakan kekuasaan dan kebesaran Tuhan......

6:59 AM  
Blogger oka said...

kita jugakan yang kadang terlalu "memuja" orang kulit putih. karena rambut dan kulit mereka yang "putih", perawakan mereka tinggi kita selalu merasa mereka lebih segalanya dari kita.

kitanya harus percaya diri dengan orang-orang ini, berani bicara dan mengeluarkan pendapat, dan jangan biarkan mereka menekan.

11:53 AM  
Blogger dewi pras said...

Apa yang arogan itu sebenernya malah takut kalo ada orang yang "lebih" segala-galanya dari dia????

1:37 PM  
Anonymous mbah keman said...

Jangan...buat simbah menjadi teroris untuk merobohkansebuah arogansi itu mbak nila...kadang intimidasilah dan kearoganan ..yang menciptakan manusia lemah menjadi pemberontak yang berbaya...Semoga cita2 bin laden tercapai..untuk membuat keseimbangan kekuatan dan persamaan umat sebagai penghuni bumi....

2:08 PM  
Blogger CempLuk said...

arogansi ?? yah yah, salah satu faktor kekuatan materi bisa mempengaruhi arogansi seseorang bisa menjadi point penting :)

*bingung mw komen apa nih ma mbak nila..hehehe*

3:21 PM  
Anonymous Dewie said...

Padahal kesombongan menafikan pahala..
dan konon merupakan salah satu penjegal langkah manusia menuju surga...

Hiiiks...

4:30 PM  
Anonymous ulie said...

arogan? kita mah manusia ga da apa2nya... apa yg mo dibanggain? smuanya cuma titipan toh?
hanya Allah SWT yg boleh n' bisa AROGAN... krn Dia pemilik segalanya...

9:08 PM  
Anonymous arham_kendari said...

wakwaaaw..
tulisannya nendang banged, bo'..

boleh dunk, dicopy ke milis..

*wink

3:39 AM  
Blogger elly.s said...

makanya ibuku dari kecil selalu ngajarin aku dgn semboyan "biar miskin asal sombong n jamgan pernah takut sama orang kaya"

6:07 AM  
Blogger Anisa said...

kayaknya kita semua arogan deh...suatu contoh saja sikap arogansi pada anak kita di saat-sat tertentu..

11:00 AM  
Anonymous Anonymous said...

Teteeeeeh kangennnn! SBmu gk pernah nongol lagi, kompi saya error niy masa blog sendiri aja gk bisa dibuka??? nyebelin!!! lg BT yeuh! Teh nuhunnya masi suka mampir ka rorompok. Biar kompi saya spt semula kudu nyogok org IT kali ye?

-evan-

12:21 PM  
Blogger NASORI ABDUL GHANI said...

arogansi......??? kadang diperlukan juga kok..

1:35 PM  
Anonymous arman said...

Ihhh siapa sih nih orang?

Yang komen di blognya banyak banget?

Arogan nggak sih, orangnya? Lagi mikir.......

2:15 PM  
Anonymous nila_aura said...

Hwaaa berat nih....ga jadi komen ahhh.....hihiihi

2:43 PM  
Blogger Kampret Nyasar said...

Biarlah sang dewa itu berlaku arogan, toh akan dapat balesannya kelak oleh sang MahaDewa :)

Kalau gak salah dalam mitos yunani juga ada salah satu dewa yang di cabut kekuatannya karena .. ya sontoloyo gitu :D - only time will tell when.
Seneng udh bisa mampir kesini, salam hangat dari Afrika Barat, Happy weekend!

5:48 PM  
Blogger Yunita Panther said...

Saya lebih suka orang yang arogan daripada orang yang sombong.

Dan pengalaman saya mengatakan bahwa orang-orang yang arogan akan menyerah jika prinsip mereka kita patahkan tetapi orang-orang yang sombong lebih baik kita tinggalkan dan jangan diotak-tik lagi... percuma gak mungkin akan berubah.

8:17 PM  
Blogger sinceyen said...

Arogan itu manusiawi.
Hanya saja, jangan lupa kontrol diri dengan nalar dan nurani.

9:21 PM  
Blogger Larasati said...

saat ini lagi marak orang mengeluarkan taringnya dalam bentuk arogansi. Kelewat PeDe, sok lebih berkuasa, ngerasa ngetop, ngerasa lebih dll membuat orang lupa diri dengan seenakknya menginjak-injak pihak yg lebih lemah.
Baru dikasi segitu aja udah lupa diri...

6:21 AM  
Anonymous tukang ketik said...

coool...

9:21 AM  
Blogger inos said...

sekalian nambah daftar panjang yg komen di sini ya mbak.. :))

12:50 PM  
Blogger awi said...

masih banyak orang yang menganggap dirinya lebih segala-galanya dari orang lain, masih banyak org yg menganggap org lain itu bukan siapa2. masih banyak orang2 seperti itu negara kita

4:42 PM  
Blogger zuki said...

ada 'nada' lain dari postingan kali ini ... sabar mbak ... Tuhan bersama orang yang sabar ... :)

BTW, ini awalnya ngomongin m*cr*s*** ya? Udah ganti aja ama Linux dan temen-temennya hehehe

6:46 PM  
Blogger Iman Brotoseno said...

komennya udah banyak, kalah si Enda..bikin saya arogan..

12:10 AM  
Blogger abah-ruli13 said...

Bontot bo...! Maaf Abah sibuk dari Cikeas.

11:28 AM  
Anonymous guebukanmonyet said...

Dunia memang tidak adil. Hehe. Orang2 arogan ada dimana2. Tp kalau dilihat dr sudut pandang mereka mungkin apa yg mereka lakukan bs dimaklumi.

12:36 AM  
Blogger udiot said...

Ketika ”kekuatan” ada dalam genggaman.
Ketika pengakuan ”lebih” menjadi sangat dibutuhkan.
Ketika AKU menjadi sangat AKU dan tak ada lagi kamu.

Masih adakah jendela hati yang bernama NURANI............?

heheh petikan artikelnya Mba Nila yang ngebuat aku tertegun...dan berpikir oh...emang ini yang namanya hidup...Ketika sukses dan bahagia dengan bangga manusia akan tegap dan berkata "AKU", tetapi apabila kalah dan gagal manusia berkata "KAMU"...penuh dengan pandangan menyalahkan...

Dalam perjalan hidupnya manusia terkadang menggantungkan kebahagiaan, dan kenyamanan hidup di pundak dan pangkuan orang lain.. ketika kalah dan gagal kita bersedih dan menyalahkan "KAMU", tetapi apabila dalam keadaan bahagia dan senang "AKU" menginjak yang lain tanpa belas kasihan...

Manusia harus belajar meninggalkan ke-AKUannya,dan ke-KAMUannya dengan biasa memberi tanpa pamrih (unconditional love) maka sifat ke-AKUan dan ke-KAMUan manusia dapat dikikis perlahan-lahan...

-Udiot

5:03 PM  
Anonymous bluedee said...

arogansi itu penting juga biar kita tidak menjadi orang yang rendah diri. Kata pepatah "lebih baik jadi orang arogan daripada orang rendah diri".

11:11 AM  
Blogger rinisuryanti said...

orang yang paling beruntung adalah orang yang tau kelemahannya dimana...sehingga dia tidak merasa menjadi AKU dan masih mengakui adanya KAMU...betul demikian jeng Nila...:)
Btw...ternyata ahmad dhani punya jiwa yang bagus juga yaa...:)

4:19 PM  
Anonymous agungk said...

saya setuju dengan pandangan bahwa bahasa inggris tidak seharusnya menjadi penentu suram atau cerahnya masa depan anak-anak kita. lihat saja jepan dan korean yang bisa maju meskipun bahasa inggrisnya termasuk payah.
yang lebih menyedihkan lagi adalah adanya anggapan tersirat bahwa menggunakan dan menguasai bahasa inggris menunjukkan orang ybs. lebih intelek, lebih modern, lebih agung tingkat sosialnya. orang-orang di stasiun tv bernama MetroTV tampaknya berpandangan demikian.
Hendaklah kita pahami bahwa dunia pikir kita terbentuk di atas pondasi bahasa yang dipakai. Diatasnya tumbuh konstruk/struktur yang sangat dipengaruhi oleh historisitas dan nilai serta budaya dari masyarakat yang melahirkan bahasa itu. Kalau seorang berpikir dengan bahasa jawa, maka dia akan terpola pada cetakan psike dan budaya jawa. Kalau dia berpikir dengan bahasa inggris, jelas dia akan menjadi kebule-bulean pula.
Makanya gak heran kalau negara sangat maju seperti Prancis dan Jerman rada alergi dengan bahasa Inggris.
Bahasa ibarat dara yang menghidupi suatu budaya/bangsa. Kalau bahasanya musnah maka musnah pula budaya/bangsa itu.

7:51 PM  
Blogger the fool said...

Kalau mengacu Abraham Maslow, mungkin 1) Yang arogan itu semua kebutuhan yang di bagian bawah (sandang, pangan, papan, dll) sudah tercukupi, tapi bagian paling atasnya (eksistensi) merasa sangat kekurangan. Makanya cari-cari pengakuan (sayangnya dengan cara yang salah), hehe.

2) Atau malah yang bawah belum tercukupi, jadinya ditambal dengan yang paling atas. Seperti bunyi satu stiker yang ditempel di mobil, "Biar miskin asal sombong".

8:41 PM  

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home